1. Datang tepat waktu.
2. Tertib saat sholat
3. Membaca Al-Qur’an
4. Bersikap sopan santun
5. Hidup bersih dan rapi
6. Berkata jujur
7. Sayang pada teman
8. Hormat pada guru
1. Datang tepat waktu.
2. Tertib saat sholat
3. Membaca Al-Qur’an
4. Bersikap sopan santun
5. Hidup bersih dan rapi
6. Berkata jujur
7. Sayang pada teman
8. Hormat pada guru



PULUHAN peserta memadati Brawijaya Room Novotel Surabaya untuk mengikuti seminar pendidikan kemarin. Seminar tersebut menggagas metodebaru pendidikan di Indonesiayang diklaim mampu membuat siswa dan guru lebih nyaman dalam proses belajar mengajar.
Metode tersebut dinamakan Mind Mapping atau Metode Otak Unggul. Mind mapping sudah dipraktikkan di beberapa Negara maju seperti Amerika Serikat, Australia, dan Singapura. Dalam paparannya, Djohan Yoga-international trainer mind mapping-menjelaskan bahwa metode tersebut tidak memerlukan teknologi apa pun karena sangat sederhana.
Mind mapping merupakan metode pembelajaran yang menggabungkan otak kiri dan otak kanan. Selama ini, kata Djohan, siswa terbagi menjadi dua, yakni siswa otak kiri dan siswa otak kanan. Siswa otak kiri merupakan siswa yang rajin, taat aturan, serta biasanya unggul di bidang akademis. “ Sedangkan siswa otak kanan biasanya pembangkang di sekolah,” terang alumnus ITB itu. Namu, kebanyakan pemimpin dunia-dulunya-adalah siswa otak kanan.
Metode Mind mapping akan mengiring siswa untuk menggunakan otak kiri dan kanan secara seimbang. Caranya, membuat kata kunci di setiap pelajaran. Satu pokok bahasan dibagi menjadi beberapa cabang bahasan. Setiap cabang bahasan memiliki kata kunci yang mudah diingat dan dipahami. Kata kunci itulah yang harus dibuat siswa dengan bantuan guru.
Djohan memberikan contoh. Saat diajak ke kebun binatang. Siswa ditugasi mencatat binatang apa saja yang dilihat. Dalam konsep Mind Mapping siswa membagi jenis binatang menjadi dua, yakni berkaki dua dan empat. Binatang berkaki empat terbagi lagi menjadi hewan buas dan jinak. Setelah itu, dibagi lagi, mana saja yang termasuk hewan buas berkaki empat. Itu merupakan gambaran dari kata kunci tiap bahasan pelajaran.
Konsepnya dibuat dalam gambar menyerupai simpul saraf otak. Dengan begitu, siswa otak kiri akan mudah memahami karena bentuknya struktur. Namun, simpul saraf tersebut dibuat sedemikian rupa dan warna warni sehingga menarik minat siswa. Dengan metode tersebut, papar Djohan, guru akan lebih mudah dalam mengajar. Sebab, guru akan menyampaikan pelajaran secara ringkas sehingga tak membuat siswa bosan. Guru juga tak akan sekedar berceramah atau mencatat lagi, namun menggambarkan. Artinya, guru berceramah disertai visualisasi yang pas. Dengan begitu, siswa juga akan dimudahkan. Siswa tak lagi sekedar mencatat, tapi sudah membuat konsep dengan memakai kata kunci. Nanti Metode tersebut memudahkan siswa menghadapi ujian. Siswa tak perlu lagi menghafal karena sudah paham isi pelajaran lewat kata kunci.” Dengn metode mind mapping, pelajaran satu semester bisa dirangkum dalam lima lembar kertas,” terangnya. Konsep tersebut sudah diterapkan di banyak sekolah swasta elite di 25 provinsi di Indonesia.
Menurut CEO PT.Siap Technovation Rudi Kurniawan selaku penyelenggara, tujuan diadakannya seminar tersebut adalah menyosialisasikan metod emind mapping kepada masyarakat Indonesia. Pihaknya berencana bekerja sama dengan sekolah-sekolah pinggiran. Sebab, potensi sekolah pinggiran selama ini kurang diperhatikan.
Metode tersebut, menurut Rudi, cukup efektif dan simple. Namun, dapat membantu mengatasi beban pendidikan yang dialami guru dan siswa. ( byu/c10/oni )
Sumber : JawaPos (25 Okt 2010)


| (Taken from http://www.medicastore.com) |
| DEFINISI Cacar Air (Varisela, Chickenpox) adalah suatu infeksi virus menular yang menyebabkan ruam kulit berupa sekumpulan bintik-bintik kecil yang datar maupun menonjol, lepuhan berisi cairan serta keropeng, yang menimbulkan rasa gatal. |
| PENYEBAB Penyebabnya adalah virus varicella-zoster. Virus ini ditularkan melalui percikan ludah penderita atau melalui benda-benda yang terkontaminasi oleh cairan dari lepuhan kulit. Penderita bisa menularkan penyakitnya mulai dari timbulnya gejala sampai lepuhan yang terakhir telah mengering. Karena itu, untuk mencegah penularan, sebaiknya penderita diisolasi (diasingkan). Jika seseorang pernah menderita cacar air, maka dia akan memiliki kekebalan dan tidak akan menderita cacar air lagi. Tetapi virusnya bisa tetap tertidur di dalam tubuh manusia, lalu kadang menjadi aktif kembali dan menyebabkan herpes zoster. |
| GEJALA Gejalanya mulai timbul dalam waktu 10-21 hari setelah terinfeksi. Pada anak-anak yang berusia diatas 10 tahun, gejala awalnya berupa sakit kepala, demam sedang dan rasa tidak enak badan. Gejala tersebut biasanya tidak ditemukan pada anak-anak yang lebih muda, gejala pada dewasa biasanya lebih berat. 24-36 jam setelah timbulnya gejala awal, muncul bintik-bintik merah datar (makula). Kemudian bintik tersebut menonjol (papula), membentuk lepuhan berisi cairan (vesikel) yang terasa gatal, yang akhirnya akan mengering. Proses ini memakan waktu selama 6-8 jam. Selanjutnya akan terbentuk bintik-bintik dan lepuhan yang baru. Pada hari kelima, biasanya sudah tidak terbentuk lagi lepuhan yang baru, seluruh lepuhan akan mengering pada hari keenam dan menghilang dalam waktu kurang dari 20 hari. Papula di wajah, lengan dan tungkai relatif lebih sedikit; biasanya banyak ditemukan pada batang tubuh bagian atas (dada, punggung, bahu). Bintik-bintik sering ditemukan di kulit kepala. Papula di mulut cepat pecah dan membentuk luka terbuka (ulkus), yang seringkali menyebabkan gangguan menelan. Ulkus juga bisa ditemukan di kelopak mata, saluran pernafasan bagian atas, rektum dan vagina. Papula pada pita suara dan saluran pernafasan atas kadang menyebabkan gangguan pernafasan. Bisa terjadi pembengkaan kelenjar getah bening di leher bagian samping. Cacar air jarang menyebabkan pembentukan jaringan parut, kalaupun ada, hanya berupa lekukan kecil di sekitar mata. Luka cacar air bisa terinfeksi akibat garukan dan biasanya disebabkan oleh stafilokokus. KOMPLIKASI Anak-anak biasanya sembuh dari cacar air tanpa masalah. Tetapi pada orang dewasa maupun penderita gangguan sistem kekebalan, infeksi ini bisa berat atau bahkan berakibat fatal. Adapun komplikasi yang bisa ditemukan pada cacar air adalah: - Pneumonia karena virus - Peradangan jantung - Peradangan sendi - Peradangan hati - Infeksi bakteri (erisipelas, pioderma, impetigo bulosa) - Ensefalitis (infeksi otak). |
| DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan ruam kulit yang khas (makula, papula, vesikel dan keropeng). |
| PENGOBATAN Untuk mengurangi rasa gatal dan mencegah penggarukan, sebaiknya kulit dikompres dingin. Bisa juga dioleskan losyen kalamin, antihistamin atau losyen lainnya yang mengandung mentol atau fenol Untuk mengurangi resiko terjadinya infeksi bakteri, sebaiknya: - kulit dicuci sesering mungkin dengan air dan sabun - menjaga kebersihan tangan - kuku dipotong pendek - pakaian tetap kering dan bersih. Kadang diberikan obat untuk mengurangi gatal (antihistamin). Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik. Jika kasusnya berat, bisa diberikan obat anti-virus asiklovir. Untuk menurunkan demam, sebaiknya gunakan asetaminofen, jangan Aspirin. Obat anti-virus boleh diberikan kepada anak yang berusia lebih dari 2 tahun. Asiklovir biasanya diberikan kepada remaja, karena pada remaja penyakit ini lebih berat. Asiklovir bisa mengurangi beratnya penyakit jika diberikan dalam wakatu 24 jam setelah munculnya ruam yang pertama. Obat anti-virus lainnya adalah vidarabin. |
| PENCEGAHAN Untuk mencegah cacar air diberikan suatu vaksin. Kepada orang yang belum pernah mendapatkan vaksinasi cacar air dan memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi (misalnya penderita gangguan sistem kekebalan), bisa diberikan immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella-zoster. Vaksin varisela biasanya diberikan kepada anak yang berusia 12-18 bulan. |